DESASELERONG.COM – Upaya peningkatan kualitas sektor pertanian di Desa Selerong terus dilakukan melalui sinergi antara penyuluh pertanian dan pemerintah desa. Hal ini terlihat dari kunjungan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Selerong, Helyana,SP ke Kantor Desa Selerong pada Rabu, 1 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Helyana didampingi oleh Rahman yang merupakan anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Sebulu. Kehadiran keduanya disambut oleh Sekrataris Desa Selerong yang turut berpartisipasi dalam diskusi terkait kondisi pertanian di wilayah Desa Selerong.

Kegiatan kunjungan kali ini difokuskan pada pendataan kondisi riil sektor pertanian di Desa Selerong. Pendataan tersebut mencakup identifikasi lahan pertanian yang masih produktif serta lahan yang aktif digarap oleh para petani setempat. Data awal ini dinilai sangat penting sebagai dasar dalam menyusun program pembinaan dan pengembangan pertanian ke depan.

Helyana menjelaskan bahwa pendataan ini merupakan langkah awal untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait potensi dan tantangan pertanian di Desa Selerong. Dengan data yang akurat, diharapkan program-program pertanian yang akan dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pendataan ini penting sebagai bahan observasi awal. Kita ingin mengetahui kondisi aktual di lapangan, baik dari sisi lahan maupun aktivitas pertanian yang dilakukan petani,” ujarnya.

Selain melakukan pendataan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara penyuluh pertanian dengan Pemerintah Desa Selerong. Sinergi ini dinilai krusial dalam merumuskan rencana kegiatan yang terarah dan berkelanjutan di sektor pertanian.

Sebelumnya, pada pertemuan yang berlangsung Rabu, 11 Maret 2026, Sekretaris Desa Selerong telah menyampaikan harapan agar PPL dapat membantu kelompok tani yang ada di Desa Selerong agar bisa terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN). Pendaftaran ini bertujuan agar kelompok tani memiliki legalitas administrasi yang jelas sehingga dapat mengakses berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sarana produksi hingga pembinaan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Helyana menyampaikan kesiapan untuk mendukung proses pendaftaran kelompok tani ke dalam SIMLUHTAN. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam memfasilitasi pertemuan dengan para kelompok tani yang ada di Desa Selerong.

“Kami berharap pemerintah desa dapat membantu mengumpulkan kelompok tani agar kita bisa melakukan pendataan sekaligus proses pendaftaran ke SIMLUHTAN. Dengan begitu, kelompok tani dapat memiliki legalitas yang jelas dan lebih mudah mendapatkan akses program pemerintah,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal dalam membangun tata kelola pertanian desa yang lebih tertib administrasi, sekaligus meningkatkan kapasitas petani melalui pendampingan yang berkelanjutan. Keberadaan kelompok tani yang terdaftar secara resmi juga akan membuka peluang lebih luas dalam memperoleh dukungan dari pemerintah, baik dalam bentuk bantuan maupun pelatihan.

Pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama antara penyuluh pertanian dan Pemerintah Desa Selerong dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pertanian yang lebih produktif, terorganisir, dan berkelanjutan.

Ke depan, optimalisasi potensi pertanian di Desa Selerong menjadi salah satu fokus utama pembangunan desa. Dengan dukungan data yang akurat, koordinasi yang baik, serta partisipasi aktif para petani, sektor pertanian diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pemerintah Desa Selerong pun berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga setiap permasalahan yang dihadapi petani dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Dengan demikian, pertanian di Desa Selerong tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga meningkat dari segi kualitas dan daya saing.

#desaselerong #kecamatansebulu #kabupatenkutaikartanegara #selerongmultimedia